Nataru Membawa Peningkatan Aktivitas EV, PLN UID Jatim Menjaga Stabilitas Layanan SPKLU

Kamis, 08 Januari 2026 | 11:24:33 WIB

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat peningkatan signifikan pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi andalan, termasuk untuk perjalanan jarak jauh selama momentum liburan nasional.

Lonjakan Transaksi SPKLU Selama Libur Nataru

Selama masa liburan Natal dan Tahun Baru, aktivitas pengisian daya kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Berdasarkan data operasional, sepanjang periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tercatat sebanyak 13.108 kali transaksi pengisian daya di SPKLU PLN.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 254,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bahkan, angka transaksi ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi hari normal. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa kendaraan listrik semakin diminati masyarakat untuk kebutuhan mudik, perjalanan wisata, maupun mobilitas keluarga selama libur panjang.

Sebaran SPKLU di Jalur Strategis Jawa Timur

Untuk mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN UID Jawa Timur menyiapkan sebanyak 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur. Titik-titik tersebut meliputi jalur utama mudik, rest area jalan tol, pusat perbelanjaan, kawasan perkotaan, hingga destinasi wisata.

Seluruh SPKLU tersebut dilengkapi dengan dukungan personel yang bersiaga selama 24 jam penuh. Kehadiran petugas ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas beroperasi secara optimal, memberikan bantuan teknis apabila dibutuhkan, serta menjaga kelancaran proses pengisian daya di tengah meningkatnya volume kendaraan selama libur Nataru.

Konsumsi Listrik SPKLU Meningkat Tajam

Seiring dengan meningkatnya jumlah transaksi pengisian daya, konsumsi listrik SPKLU PLN juga mengalami lonjakan signifikan. General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa total konsumsi listrik SPKLU selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 322.555 kWh.

Menurutnya, peningkatan konsumsi ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah kendaraan listrik yang beroperasi di Jawa Timur. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus menunjukkan kesiapan sistem kelistrikan PLN dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.

Penguatan Infrastruktur SPKLU dan Layanan Darurat

PLN terus melakukan penguatan infrastruktur pengisian kendaraan listrik sebagai bagian dari komitmen mendukung transisi energi bersih. Pada tahun ini, PLN UID Jawa Timur telah mengoperasikan SPKLU Center di Surabaya yang memiliki kapasitas pengisian lebih besar dan fasilitas yang lebih terintegrasi.

Selain itu, untuk mengantisipasi kepadatan di beberapa titik pengisian, PLN juga menyiagakan dua unit SPKLU Mobile serta tiga unit SPKLU Emergency. Fasilitas ini disiapkan untuk meminimalkan antrean panjang serta memberikan solusi cepat apabila terjadi kondisi darurat di lokasi-lokasi tertentu.

Optimalisasi Fitur Digital PLN Mobile

Kemudahan layanan pengisian kendaraan listrik juga diperkuat melalui pengembangan fitur digital pada aplikasi PLN Mobile. Salah satu fitur yang dimanfaatkan pengguna adalah AntreEV, yaitu sistem antrean digital yang memberikan kepastian giliran pengisian tanpa harus menunggu langsung di lokasi SPKLU.

Selain AntreEV, pengguna kendaraan listrik juga dapat memanfaatkan fitur Trip Planner. Fitur ini memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan dengan menentukan titik keberangkatan dan tujuan, kemudian sistem akan secara otomatis merekomendasikan lokasi SPKLU yang tersedia sepanjang rute perjalanan. Fitur tersebut membantu pengguna menjaga ketersediaan daya baterai serta meningkatkan kenyamanan selama perjalanan di tengah padatnya arus lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru.

Terkini