Insan PLN UIP Nusra Turun Langsung Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Di Bulan Ramadhan

Insan PLN UIP Nusra Turun Langsung Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Di Bulan Ramadhan

JAKARTA - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan puluhan ribu paket bingkisan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia selama Ramadan 1447 Hijriah. Program berbagi ini menjadi wujud kepedulian sosial para pegawai PLN yang secara konsisten menyalurkan zakatnya melalui lembaga tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pada tahap awal penyaluran, lebih dari dua puluh tiga ribu paket bantuan telah didistribusikan secara serentak di tiga belas titik lokasi berbeda pada pertengahan pekan. Secara keseluruhan, YBM PLN menargetkan penyaluran lebih dari empat puluh lima ribu paket bingkisan bagi para penerima manfaat selama bulan suci Ramadan tahun ini.

Program sosial tersebut merupakan bagian dari gerakan berbagi yang diusung dengan tema Cahaya Berkah Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus bantuan nyata kepada masyarakat agar dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang.

Komitmen PLN Hadirkan Manfaat Sosial

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kegiatan berbagi melalui YBM PLN merupakan bagian dari komitmen perusahaan dan para pegawai untuk menghadirkan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan program berbagi selama Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial antara insan PLN dan masyarakat.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, sekaligus membantu mereka menjalani bulan Ramadan dengan lebih penuh semangat.

Darmawan menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan Ramadan yang berlangsung di Masjid Institut Teknologi PLN di Jakarta.

Penyaluran Serentak di Berbagai Wilayah

Di kawasan Jabodetabek, penyaluran paket bingkisan dilakukan secara serentak kepada lebih dari dua ribu lima ratus penerima manfaat. Distribusi bantuan tersebut menjangkau sejumlah lokasi yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan sekitarnya.

Beberapa lokasi penyaluran bantuan di antaranya berada di Kampung Deret Petogongan di Jakarta Selatan, Masjid Institut PLN di Jakarta Barat, serta Yayasan Abdul Wahid Hasyim di lingkungan Masjid Al Munawaroh Jakarta Selatan.

Selain itu, paket bantuan juga disalurkan melalui Masjid Al Akhbar di Jakarta Timur, Taman Baca Amalia di Tangerang Selatan, serta sejumlah masjid lainnya di wilayah Bogor dan Depok.

Melalui berbagai titik distribusi tersebut, YBM PLN berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas dan merata.

Zakat Pegawai PLN Dikelola untuk Program Sosial

Program berbagi Ramadan ini bersumber dari zakat para pegawai muslim PLN yang dihimpun dan dikelola secara amanah oleh YBM PLN. Dana zakat tersebut kemudian disalurkan dalam berbagai bentuk program sosial yang bertujuan membantu masyarakat.

Pengelolaan zakat tidak hanya difokuskan pada bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan sosial, keagamaan, hingga program pemberdayaan masyarakat turut menjadi bagian dari pemanfaatan dana tersebut.

Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menjelaskan bahwa program Ramadan ini diharapkan mampu memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat berbagi, mempererat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian para penerima manfaat.

Kolaborasi dengan Lingkungan Akademik

Kegiatan penyaluran bantuan juga melibatkan lingkungan akademik sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial program tersebut. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkenalkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda.

Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah PLN Group melalui YBM PLN yang menghadirkan kegiatan berbagi di lingkungan kampus.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi masyarakat penerima bantuan, tetapi juga bagi mahasiswa dan civitas akademika dalam menumbuhkan nilai empati serta kepedulian sosial.

Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini menjadi sarana pembelajaran yang penting bagi generasi muda untuk memahami arti kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

Iwa juga menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk mengingatkan setiap individu bahwa keberkahan hidup tidak semata diukur dari apa yang dimiliki, melainkan dari sejauh mana seseorang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index